Manfaat Kacang Pada Bayi

Salah satu masalah makanan yang biasa dialami oleh anak selain pilih-pilih makanan adalah berupa alergi. Masalah alergi ini bisa membuat orang tua pusing tujuh keliling terutama dalam memilih menu bagi si kecil.

Dilansir dari Medical Daily, alergi makanan ini tak hanya mempengaruhi pola makan anak semata namun juga cara tubuh mereka melawan penyakit tertentu. Para anak penderita alergi ini dua hingga empat kali lipat lebih rentan mengalami kondisi lain seperti asma dan ruam.

Hingga saat ini, diketahui bahwa terdapat 170 alergi makanan yang dimiliki seseorang. Beberapa penyebab alergi paling banyak adalah ikan, kerang, susu, telur, kacang, gandum, dan kedelai.

Namun rupanya terdapat cara yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya sejumlah alergi pada makanan tertentu. Laporan terbaru yang dipublikasikan di Canadian Medical Association Journal menyebut bahwa orangtua dapat membantu anak terhindar dari alergi kacang dengan cara membuat mereka mencicipi makanan tersebut lebih awal.

1. Risiko Lebih Rendah

Peneliti menyebut bahwa mereka yang mengonsumsi protein kacang secara rutin pada waktu kecil memiliki risiko alergi lebih rendah. Orangtua dapat memberi anak makanan berupa selai kacang untuk membiasakan mereka dengan makanan ini.

Jenis makanan ini tergolong aman bahkan pada anak usia empat hingga enam bulan. Laporan tersebut merekomendasikan untuk memberi 8 gram kacang atau satu sendok teh selai kacang pada anak-anak setidaknya dua kali seminggu.

2. Cegah Munculnya Alergi

"Untuk mencegah berkembangnya alergi kacang, masuk akal untuk mengenalkan balita dengan protein kacang yang aman (contohnya pasta, selai, atau bubuk) sebagai makanan pertama," terang pernyataan tersebut.

3. Tidak Bisa Diterapkan pada Semua Bayi

Walau begitu, penting juga untuk mempertimbangkan sejumlah kondisi sebelum mengenalkan bayi pada kacang. Bayi yang didiagnosis dengan ruam yang parah memiliki peluang lebih tinggi mengalami alergi kacang.

Orangtua sebaiknya berkonsultasi dulu dengan dokter spesialis untuk mengecek kondisi bayi sebelum memberi mereka makanan yang mengandung kacang. Hal yang sama juga bisa diterapkan pada bayi dengan alergi telur. Namun bayi yang memiliki ruam tak terlalu parah disarankan mengonsumsi protein kacang di rumah untuk mencegah alergi.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel